Satlantas Polres Grobogan Gelar Doa Lintas Agama dan Santuni Anak Yatim

 


​PURWODADI – Pada moken Operasi Ketupat Candi 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Grobogan menggelar kegiatan doa bersama lintas agama dan penyaluran santunan bagi anak yatim. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Purwodadi, Jumat (13/3/2026) sore.

​Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran personel Satlantas serta perwakilan tokoh lintas agama. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, agenda ini menjadi ikhtiar spiritual agar tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran mendatang berjalan tanpa hambatan.

​Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, menyampaikan doa bersama ini merupakan fondasi penting sebelum personel terjun ke lapangan. Menurutnya, kesiapan fisik dan skema lalu lintas harus dibarengi dengan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

​"Sore ini kami berkumpul bersama saudara-saudara lintas agama dan adik-adik yatim piatu untuk memohon perlindungan. Fokus utama kami dalam Operasi Ketupat Candi tahun ini adalah kelancaran arus lalu lintas dan tanpa kefatalan," ujar AKP Kumala.

​Ia menambahkan, santunan yang diberikan kepada anak yatim merupakan bentuk rasa syukur dan permohonan keberkahan agar wilayah hukum Polres Grobogan tetap kondusif.

​Lebih lanjut, AKP Kumala menekankan bahwa doa lintas agama ini secara khusus dipanjatkan agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin.

​Ia juga ingin memastikan titik-titik rawan macet di Purwodadi dan sekitarnya dapat terurai dengan baik.

​Ia juga engupayakan agar tidak ada korban jiwa selama masa operasi berlangsung.

​Lebih lanjut, juga mengajak masyarakat untuk tetap patuh pada aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

​"Kami menyadari tugas ke depan cukup berat dengan volume kendaraan yang meningkat. Namun, dengan doa dari para tokoh lintas agama dan adik-adik kita ini, kami optimistis Operasi Ketupat Candi 2026 akan berjalan aman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.


DotyCat - Teaching is Our Passion