Kolaborasi Menghijaukan Grobogan
GROBOGAN Maju, 18 November 2025 — Berangkat dari keprihatinan atas kerusakan hutan dan meningkatnya bencana banjir di Kabupaten Grobogan, berbagai elemen masyarakat menggelar aksi penanaman 1.100 pohon di kawasan hutan Desa Lebengjumuk dan Desa Lebak, Selasa (18/11). Kegiatan bertajuk “Kolektif Bersama Masyarakat, Menuju Grobogan Hijau” ini melibatkan mahasiswa, kepolisian, Perhutani, petani, serta Aliansi Masyarakat Grobogan.
Ketua PMII Grobogan, Riffan Saputra, menegaskan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai kelompok yang kritis sekaligus solutif. “Masalah Grobogan hari ini adalah kerusakan hutan dan bencana banjir. Kita harus menjadi bagian dari solusi. Karena itu, bersama masyarakat kita menginisiasi penanaman pohon sebagai bentuk keharmonisan manusia dengan alam,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari kepolisian. Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, menyampaikan bahwa Polri akan selalu mendukung gagasan positif dari mahasiswa dan masyarakat. “Penanaman pohon ini adalah wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Acara hari ini berawal dari audiensi Aliansi Masyarakat Grobogan setelah aksi demonstrasi yang membahas persoalan kebencanaan akibat hutan gundul,” jelasnya.
Dari sisi pengelolaan hutan, Kepala Perhutani Purwodadi, Untoro, menjelaskan bahwa kawasan hutan produksi memiliki aturan komposisi tanaman tertentu. “Lahan hutan produksi ini seharusnya 80 persen ditanami tanaman keras dan 20 persen palawija. Kita harus menjaga keseimbangan agar Pegunungan Kendeng Utara tidak menjadi sumber bencana bagi wilayah di bawahnya, termasuk Kota Purwodadi,” terangnya.
Aksi tanam pohon dilakukan secara simbolis oleh perwakilan mahasiswa, kepolisian, Perhutani, petani, dan Aliansi Masyarakat Grobogan. Memanfaatkan momentum musim hujan, warga diharapkan dapat merawat bibit yang telah diserahkan Kapolres Grobogan agar mampu tumbuh dan mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang lebih lestari dan mendorong kesadaran publik akan pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan di Grobogan.
Posting Komentar